Jumat, 15 November 2013

Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

SEMANGAT BARU: Satria Muda Britama Jakarta dalam acara konferensi pers perkenalan tim di Epicentrum, Kuningan, Jakarta (12/11). (Foto: Raka Denny/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 13/11/2013
Kombinasi Senior-Junior Jadi Andalan Satria Muda
Demi Rebut Kembali Gelar Juara Musim Ini
JAKARTA - Satu lagi tim memproklamasikan diri untuk bersaing merebut gelar juara Speedy NBL Indonesia season 2013-2014. Satria Muda (SM) Britama ingin merebut kembali gelar juara yang musim lalu melayang ke tangan Dell Aspac Jakarta.

Menghadapi seri pertama di Malang pada 16-24 November mendatang, SM memiliki optimisme tinggi untuk meraih hasil optimal. Dengan materi yang ada saat ini, pelatih SM Cokorda Raka Satrya Wibawa menegaskan, timnya mampu bersaing dalam perebutan juara.

"Tentu kami ingin menang dan menang terus. Semua pertandingan kami ambil. Kami akan bekerja keras untuk meraih hasil terbaik di Malang," ujarnya dalam sesi launching tim SM di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta, kemarin (12/11).

Dengan mendaftarkan 17 pemain, SM menyebut materinya cukup komplet dengan kombinasi senior-junior. Itu cukup menjanjikan, kendati dalam preseason tournament lalu belum bisa menjadi yang terbaik.

Namun, transfer ilmu dari pemain senior ke pemain muda dinilai sudah berjalan dengan baik. Kehadiran Amin Prihantono dan Rony Gunawan, ditambah kreativitas Faisal J. Ahmad membuat timnya menjadi lengkap.

Wiwin, panggilan akrab Cokorda Raka, bisa memaksimalkan tenaga pemain muda dan pengalaman pemain senior untuk menghadapi musim yang panjang dan pertandingan yang ketat.

"Ini nilai positif untuk tim kami. Sejauh ini sistem yang kami inginkan sudah berjalan baik," ucap pelatih 36 tahun tersebut.

Musim ini Wiwin ingin SM memadukan permainan inside dan outside dengan sama baiknya. Mereka tak hanya mengandalkan shooting-shooting, tetapi juga peningkatan permainan di ring.

Memang, pada seri pertama SM belum diperkuat dua pemain andalannya, Christian Ronaldo Sitepu dan Bonanza Siregar, yang memperkuat tim SEA Games 2013. Namun, itu tak menyurutkan keyakinan SM bahwa kehadiran pemain anyar seperti Vinton Nolland Surawi akan menjadi solusi timnya.

Progres tim selama tiga bulan dipersiapkan ini sudah membuat Wiwin puas. Terutama, chemistryantarpemain yang kini hampir mencapai sempurna. Hal lain yang sebelumnya mengkhawatirkan tapi bisa diatasi adalah rotasi dalam defense. "Kini kami fokus menghadapi pertandingan pertama. Jika kami bisa meraih hasil bagus, pertandingan lain bebannya akan berbeda," ucap pelatih jangkung itu.(aam/c2/ham)
Story Provided by Jawa Pos
Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

TETAP FAVORIT: Kapten M88 Aspac Jakarta Mario Gerungan (kanan) ketika launching tim musim ini di Jakarta kemarin. (Foto: Narendra Prasetya/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 13/11/2013
Tantangan Berat sang Juara Bertahan
Tanpa Empat Andalan dalam Seri I di Malang
JAKARTA - Aspac Jakarta bakal menjadi sasaran tembak bagi klub-klub kontestan kompetisi Speedy NBL Indonesia season 2013-2014 ini. Predikat sebagai juara bertahan musim lalu membuat mereka menjadi favorit. Bukan langsung jemawa, Aspac memilih waspada dengan kebangkitan rival-rivalnya.

Beberapa modal bagus mengiringi klub yang kini bernama Aspac Jakarta itu. Masuknya center senior Muhammad Isman Thoyib menjadi bekal dari sisi komposisi materi. Demikian juga untuk di luar teknis. Bergantinya sponsor dari season lalu menggunakan Dell dan season ini berganti M88 tentunya memacu spirit Mario Gerungan dkk.

Terlebih setelah melihat performanya dalam preseason tournament di DBL Arena, Surabaya, akhir September lalu. Turun tanpa sejumlah andalannya, Aspac menempati peringkat ketiga setelah menang atas Satria Muda (SM) Britama Jakarta pada perebutan tempat ketiga dengan leading 28 poin. Aspac menang 79-51.

Dengan kekuatan yang belum 100 persen sudah mampu berbicara banyak, apalagi bersama winning team-nya. ''Dan jelas, untuk season 2013-2014 kali ini, kami ingin mempertahankan gelar mahkota juara yang kami raih season lalu,'' koar manajer Aspac Irawan Haryono di sela-sela pengenalan skuad di salah satu kafe di Taman Fatahillah, Jakarta, kemarin (12/11).

Hanya, pria yang akrab disapa Kim Hong itu menyadari, posisi klubnya sebagai juara bertahan di satu sisi memang memanggul beban berat. Terlebih, dengan melihat serunya persaingan ketikapreseason lalu, klub-klub kontestan NBL lainnya sudah banyak melakukan perubahan.

Karena itu, tidak akan mudah bagi Aspac mengulangi kembali pencapaiannya season lalu. ''Kami melihat klub-klub lain tidak kalah bagus dalam mempersiapkan tim. Mereka juga menambahkan pemain baru. Papan atas pasti akan semakin ramai, inilah tantangan bagi kami,'' bebernya.

Apalagi, Aspac tidak bisa turun dengan kekuatan terbaiknya pada seri pertama di Malang, 16-24 November nanti. Mereka kehilangan Xaverius Prawiro dan Andakara Prastawa Dhyaksa yang membela timnas dalam SEA Games 2013 serta Pringgo Regowo dan Rizky Lyandra yang cedera.(ren/c17/ham)
Story Provided by Jawa Pos
Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

75 PERSEN: Power Forward Satria Muda Britama Jakarta Arki Dikania Wisnu saat berlatih di Gor Bimasakti Malang, 15/11/13. Satria Muda akan bertandingan melawan Aspac Jakarta pada hari pertama Speedy NBL Indonesia seri I (16-24) di Gor Bimasakti. (Foto: Farid Fandi/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 16/11/2013
Awas, Arki Sudah Kembali
Satria Muda v Aspac
Aspac Jakarta tampil gila. Juara bertahan Speedy NBL Indonesia itu membalikkan semua prediksi dengan membantai Satria Muda (SM) Britama Jakarta dengan margin 28 poin pada perebutan peringkat ketiga Preseason Tournament Speedy NBL Indonesia 2013 September lalu di DBL Arena,Surabaya.

Padahal, saat itu Aspac sama sekali tidak diunggulkan karena ditinggalkan banyak pemain kuncinya. Hari ini, pada pembuka Seri I Malang di GOR Bimasakti, kedua tim akan bertemu. Duel klasik di basket Indonesia tersebut bakal tetap menarik, dijamin akan menghadirkan banyak cerita dan kejutan.

"Kami sih tidak mau terjadi lagi (kekalahan). Itu aib," tegas Cokorda Raka S. Wibawa, head coach SM, seusai latihan semalam (15/11). "Kami evaluasi lagi. Di Surabaya kami ada kelemahan. Banyak faktor sih. Masalah fisik menjadi salah satunya," imbuh Wiwin, panggilannya.

Wiwin menambahkan bahwa persiapan timnya lebih matang. Salah seorang bintang utama SM Arki Dikania Wisnu akan bermain setelah hampir tiga bulan berkutat dengan sejumlah cedera.

Masuknya dua pemain baru, yakni point guard Hardianus dari Hangtuah IM Sumsel dan Vinton Nolland Surawi dari Garuda Kukar Bandung, bagi Wiwin adalah tambahan yang sangat signifikan. Arki sendiri menjadi pemain yang sangat ditakuti Aspac. Kekuatan, kecepatan, penetrasi, tembakan, dan drive-drive agresif Arki membuat tugas pertahanan Aspac bertambah satu lagi.

"Kondisi saya masih 75 persen. Engkel masih ada yang ganjil. Baru saja ikut latihan setelah dua atau tiga bulan cuma bisa nonton. Kalau soal main, terserah pelatih. Namun, mungkin mainnya sedikit, untuk feel the game saja," ucap Arki.

Sementara itu, kekuatan Aspac juga berubah di seri I ketimbang preseason. Forward veteran Wahyu Widayat Jati sudah fit dari cedera tangan. Begitu juga center Muhammad Isman Thoyib yang bisa ikut latihan lagi setelah memutuskan kembali bermain. (nur/c9/ham)

SM v Aspac 

Faisal J. Achmad v Mario Gerungan 

Faisal masih menjadi salah seorang playmaker terhebat di Indonesia. Memiliki inteligensi tinggi, Faisal melengkapi dirinya dengan tembakan yang akurat. Mario harus bekerja keras untuk menghentikannya. 

Amin Prihantono v Fandi A. Ramadhani 

Kunci kekalahan SM pada perebutan peringkat ketiga preseason tournament lalu adalah ''matinya'' Amin. Rama mampu menjaga Amin dengan sangat baik dan tidak membiarkan penembak jitu eks tim nasional tersebut merajalela. 

Rony Gunawan v M. Isman Thoyib. 

Rony Gunawan adalah center dengan fundamental yang sangat bagus di Indonesia. Rony sangat lincah di bawah ring dan memiliki tembakan medium yang akurat. Di sisi lain, Thoyib berada dalam kondisi yang masih meragukan karena baru kembali dari ''pensiun''. Namun, Thoyib tetaplah Thoyib. Sebagai center yang kukuh, Rony akan menghadapi lawan yang sepadan. (nur/c17/ham)
Story Provided by Jawa Pos

Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

BINTANGNYA: Bima Rizky Ardiansyah akan menjadi tumpuan Bimasakti Nikko Steel Malang melawan Pacific Caesar Surabaya sore ini. (Foto: Farid Fandi/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 16/11/2013
Hati-Hati, Tuan Rumah Sedang Marah
MALANG - Bimasakti Nikko Steel Malang adalah salah satu tim yang paling diragukan musim ini. Pergantian pemain besar-besaran dan adanya pelatih baru membuat Bimasakti dipandang sebelah mata.

Berlaga dalam derby Jawa Timur dengan melawan Pacific Caesar Surabaya pada hari pertama Seri I Speedy NBL Indonesia hari ini akan menjadi pembuktian. Di preseason tournament 2013 Bimasakti terus kalah. Anggapan bahwa Bimasakti adalah tim yang lemah semakin terbukti. Pensiunnya tiga starter musim lalu, yakni Deny Sartika (point guard), Heryanto Gunawan (shooting guard), dan Gipsona Virgian (center), membuat Bimasakti pincang.

Praktis, Bimasakti cuma mengandalkan dua pemain saja. Yakni, most valuable player (MVP) 2011-2012 Yanuar Dwi Priasmoro dan top scorer musim lalu Bima Rizky Ardiansyah. Bima yang baru tercoret dalam seleksi tahap akhir tim nasional menjadi tambahan tenaga yang sangat krusial bagi Bimasakti.

Namun, mengandalkan dua orang saja akan sangat riskan. Sebab, Bimasakti tidak memiliki kedalaman skuad yang cukup. Yang paling mengkhawatirkan, tuan rumah tidak punya point guardyang berkualitas hebat.

Pelatih Bimasakti Oei Akiat harus memutar otak dalam menemukan pengatur serangan yang bagus. Made Indra akhirnya menjadi satu-satunya pemain yang bisa diandalkan.

Akiat sendiri bertekad meraih kemenangan hari ini. Timnya sedang marah karena kekalahan terus-menerus di preseason tournament lalu.

"Kami memang perlu waktu," ucap Akiat kemarin. "Namun, kami akan fokus dalam pertandingan besok (hari ini, Red). Defense harus diperkuat. Kami sudah melakukan persiapan dengan baik. Kita lihat saja bagaimana besok di lapangan," imbuh dia.

Laga itu akan menjadi reuni bagi kedua tim. Sebab, Pacific dilatih eks arsitek Bimasakti di dua musim awal NBL Indonesia, Eddy Santoso. Menurut Akiat, dirinya sudah mengetahui selera Eddy dalam bermain. Begitu juga sebaliknya. Eddy tentu sangat paham dengan cara pandang Akiat yang notabene eks asisten pelatihnya. Eddy juga tahu betul karakter, kelebihan, dan kelemahan pemain Bimasakti.(nur/c11/ham)
Story Provided by Jawa Pos
Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar
NEWS

BAKAL SERU: (dari kiri) Mario Wuysang (point guard CLS Knights Surabaya), Andre Yuwadi (asisten pelatih CLS Knights Surabaya), Azrul Ananda (Commissioner NBL Indonesia), Suparwiyanto (Executive General Manager divisiconsumer service PT Telkom Indonesia), Antonius Ferry Rinaldo (pelatih Garuda Kukar Bandung), dan Diftha Pratama (shooting guard Garuda Kukar Bandung) saat Press Conference Speedy NBL Indonesia 2013-2014 Seri I Malang di Best Western OJ Hotel Malang (15/11). (Foto: Farid Fandi/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 15/11/2013
Adu Kemampuan Pemain Segala Generasi
Rookie-Sophomore dan Para Senior di Seri Pembuka Speedy NBL Indonesia 2013-2014
Musim basket kasta tertinggi yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya dimulai juga. Kota Malang menjadi seri pembuka rangkaian Speedy National Basketball League (NBL) 2013-2014, 16-24 November ini, di GOR Bimasakti.
Walau minus 12 pemain Timnas Basket Indonesia proyeksi SEA Games 2013, Seri Malang tetap menjanjikan atmosfer yang kompetitif. Terlebih bagi para rookie serta sophomore, yang bakal pamerimprovement di hadapan para pemain senior.
Musim ini, tercatat ada 30 rookie atau debutan, serta 26 pemain berstatus sophomore (tahun kedua di NBL Indonesia) bakal unjuk kemampuan bersama klubnya masing-masing. Mereka bakal unjuk kemampuan melawan senior-senior yang kini banyak kembali, plus para bintang yang muncul dalam tiga tahun terakhir.
"Dalam tiga tahun terakhir, NBL Indonesia telah memunculkan ada begitu banyak bintang basket baru. Bukan hanya itu, liga ini juga mampu menarik minat begitu banyak pemain muda berbakat, yang sebelumnya tidak punya keinginan bermain di liga profesional," kata Azrul Ananda, commissioner NBL Indonesia dalam sesi press conference di Best Western OJ Hotel Malang, Jumat (15/11).
"Sekarang, NBL juga kedatangan banyak bintang senior, yang sebelumnya sudah pensiun atau bermain di tempat lain. Musim ini, yang terbaik benar-benar akan berkumpul di Speedy NBL Indonesia 2013-2014. Menjanjikan persaingan yang seru, adu kemampuan para pemain dari berbagai generasi," lanjutnya.
Salah satu sophomore potensial itu adalah Diftha Pratama. Shooting guard 24 tahun itu mengalamiimprovement luar biasa, hingga kini mampu menjadi senjata utama Garuda Kukar Bandung.
Saat ini, separo kekuatan Garuda diisi banyak pemain muda. Terdiri atas lima pemain rookie (Frans Agustinus Tjaswadi, Fredy, Mohammad Rizal Falconi, Permadi Ario Damar, dan Hirnando Eka Putra), serta dua sophomore (Diftha Pratama dan Jonathan Elyaday Latuhinin).
Meski berkekuatan skuad muda, head coach Garuda Antonius Ferry Rinaldo yakin timnya bakal tampil kompetitif pada seri Malang. "Musim ini, kami banyak mencoba pemain muda seperti tahun sebelumnya. Kami yakin, mereka sanggup bersaing dengan yang lain," ujar pria yang akrab disapa Inal itu.
Dengan skuad muda, Garuda berharap bisa melewati seri perdana ini dengan hasil maksimal. Termasuk saat berhadapan dengan CLS Knights Surabaya pada game pembuka Sabtu (16/11).
Big match ini sekaligus menjadi partai yang sarat emosi bagi senjata baru CLS Knights Surabaya: Mario Wuysang. Salah seorang point guard terbaik Indonesia ini kembali ke Malang untuk melakoni debutnya di musim reguler NBL Indonesia.
Apalagi laga resmi pertama Roe adalah melawan Garuda, tim terakhirnya ketika masih di liga nasional. Sebagai catatan, Roe pernah membela Garuda pada NBL Indonesia Preseason Tournament 2010, yang digelar di venue yang sama: GOR Bimasakti Malang.
Roe mengungkapkan bahwa ia sudah tak sabar bertemu dengan mantan klubnya. Apalagi, melawan tim asuhan sosok Inal, yang dulu pernah bermain satu tim dengannya di Aspac. "Saya sangat penasaran sekali dengan kekuatan Garuda saat ini. Saya pun kagum dengan Inal yang bisa membawa Garuda hingga meraih peringkat ketiga pada Championship Series musim lalu. Tapi, saya yakin bersama CLS, kami bisa mengalahkan Garuda," ungkapnya.
Selain partai emosional CLS Knights versus Garuda, tiga laga seru lainnya akan membuka seri perdana ini. Diawali oleh derby Jatim yang mempertemukan tuan rumah Bimasakti Nikko Steel Malang versus Pacific Caesar Surabaya. Dilanjutkan dengan laga Hangtuah Sumsel IM melawan Satya Wacana Metro LBC Bandung. Serta dipungkasi dengan big match klasik antara Aspac Jakartaversus Satria Muda BritAma Jakarta.
Spin Card Edisi NBL Indonesia
Sebagai title partner setia NBL Indonesia, Speedy memiliki komitmen yang tinggi dalam ikut memasyarakatkan basket di kalangan luas. Salah satunya adalah dengan mencetak Speedy Instan (Spin) Card edisi khusus NBL Indonesia. Pada seri Malang ini, Speedy akan menyiapkan Spin Card dengan figure Dimaz Muharri. Point guard CLS Knights Surabaya ini dipilih karena punya pesona di dalam dan luar lapangan.
"Telkom mengintegrasikan program ini untuk product awareness sekaligus peningkatan sales dengan membidik komunitas pecinta basket. Melalui Spin Card edisi khusus ini, pecinta NBL Indonesia bisa menikmati akses internet di semua jaringan Indonesia Wifi (@wifi.id) yang tersebar di seluruh Indonesia," jelas Suparwiyanto, Executive General Manager divisi consumer service PT Telkom Indonesia.
Selain Dimaz, Speedy juga akan mencetak Spin Card edisi NBL Indonesia dengan figure beberapa pemain lainnya. "Spin Card edisi NBL Indonesia ini kami cetak dalam jumlah terbatas. Jadi, sangat tepat untuk dikoleksi juga," tambah Suparwiyanto.
Semua laga seru Speedy NBL Indonesia 2013-2014 dapat dinikmati secara gratis secaralive streaming, yang dapat diakses www.nblindonesia.com. Informasi lainnya dapat juga diakses melalui website resmi liga di www.nblindonesia.com. (*)
Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

FAVORIT SAPU BERSIH: Satria Muda BritAma Jakarta difavoritkan untuk bisa menyapu bersih kemenangan di seri Malang. (Foto: Farid Fandi/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 15/11/2013
SM Difavoritkan Clean Sheet Seri Malang
Hasil NBL Indonesia Poll
MUSIM reguler Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014 siap bergulir. Rangkaian panjang menuju gelar bergengsi musim ini dimulai dengan seri pembuka di GOR Bimasakti, Malang, 16 hingga 24 November mendatang. Ekspektasi tinggi dipatok semua kontestan pada seri Malang ini. Mereka berharap mampu meraih hasil maksimal. Bahkan, tak sedikit yang berani memasang target clean sheet alias sapu bersih kemenangan.
PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia selaku penyelenggara liga, telah melakukan polling tentang klub mana saja yang sanggup mencetak rekor clean sheet pada seri Malang. Polling dilakukan secaraon line melalui website resmi www.nblindonesia.com mulai 27 Oktober hingga 8 November lalu. Hasilnya, Satria Muda BritAma Jakarta yang paling difavoritkan.
Klub yang sukses merebut gelar pada musim 2010-2011 dan 2011-2012 ini mendapat 25,7 % dari total 2.286 voters. Dukungan materi pemain yang komplet di setiap posisi, diyakini dapat memuluskan ambisi tim yang kini diarsiteki Cokorda Raka Satrya Wibawa ini untuk menyapu bersih kemenangan pada seri Malang.
Salah satu fans NBL Indonesia yang memfavoritkan Satria Muda bakal clean sheet adalah Raka Angga Prawira. Hal itu disampaikannya melalui akun twitter resmi liga @nblindonesia pada 7 November lalu. "SM BritAma memiliki roster yang cukup kuat musim ini," komentar pemilik akun @wakawawiwa ini.
Bukan perkara mudah bagi Satria Muda untuk memuluskan ambisi clean sheet. Pasalnya, pada seri Malang nanti Ronny Gunawan dkk bakal melakoni jadwal yang cukup berat. Dua dari enam laga yang dilakoni Satria Muda pada seri Malang nanti akan mempertemukan dengan CLS Knights Surabayadan Aspac Jakarta (lihat jadwal laga Satria Muda pada seri Malang di grafis, Red). Kedua tim ini juga paling banyak difavoritkan mencetak clean sheet.
CLS Knights difavoritkan oleh 25,6 % voters. Artinya, tim polesan Kim Dong-won ini hanya terpaut 0,1 % dari perolehan Satria Muda! Sementara juara bertahan Aspac Jakarta (musim kemarin Dell Aspac Jakarta) diyakini 19,9 % voters bakal sukses menyapu bersih seri pembuka ini. Musim lalu, Aspac berhasil menyapu bersih seri pembuka yang berlangsung di C-Tra Arena Bandung. Aspac saat itu berhasil menyapu lima laga dengan hasil sempurna. Akankah rekor itu terulang kembali? (*)
Hasil NBL Indonesia Poll (5 besar)
Siapa yang bakal cetak rekor clean sheet di Seri Malang?
Satria Muda BritAma Jakarta - 25,7 %
CLS Knights Surabaya - 25,6 %
Aspac Jakarta - 19,9 %
Pelita Jaya Energi-MP Jakarta - 9,4 %Garuda Kukar Bandung - 6,8 %
(Total voters : 2.286)
Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

AKURAT: Forward Pelita Jaya Andy Poedjakesuma melepas passing dalam hadangan Firman Dwi Nugroho (Satya Wacana) musim lalu (16/4). (Foto: Farid Fandi/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 15/11/2013
Berdebar sejak Hari Pertama
Musim Reguler Speedy NBL Indonesia 2013-2014 Dimulai Besok
MUSIM reguler Speedy NBL Indonesia 2013-2014 resmi dihelat besok di GOR Bimasakti Malang. Sebanyak 12 tim bertarung untuk mendapatkan start sebaik-baiknya, dalam regular season yang berakhir di Surabaya, Mei tahun depan. 

Seri I di Malang langsung menjanjikan pertandingan-pertandingan seru dan mendebarkan mulai hari perdana. Dua partai kelas berat tersaji pada pembuka seri. Satria Muda Britama Jakarta melawan Aspac Jakarta dan CLS Knights Surabaya versus Garuda Kukar Bandung. 

Memang, sejumlah pemain tim nasional absen karena persiapan menuju SEA Games 2013, Desember mendatang. Namun, bukan berarti tensi akan menurun. Masuknya sejumlah pemain dan pelatih baru menjanjikan kejutan-kejutan menarik di seri I. 

Dua tim papan atas dilatih arsitek baru. Yakni, Kim Dong-won (CLS) dan Cokorda Raka S. Wibawa (SM). Di preseason, Mr Kim memberikan warna baru pada permainan CLS. Berasal dari Korea Selatan, Mr Kim menyuntikkan gaya Korean Style yang bertumpu pada akurasi shooting dan kecepatan transisi. Mr. Kim cukup berhasil mengantarkan CLS menembus final preseason tournament lalu. 

Masuknya salah satu point guard terhebat di Indonesia Mario Wuysang, membuat CLS mengalami kegairahan baru. Tidak hanya di tingkat fans. Tetapi, skema double point guard yang selama ini menjadi favorit Mr Kim akan lebih banyak variasi. 

"Sekarang fokus kami ada pada pemahaman antar pemain. Chemistry memang menjadi perhatian utama kami," ucap Andre Yuwadi, asisten Mr Kim di CLS. 

CLS memang menjalani partai terbesar di Malang. CLS nyaris tidak bisa "mengambil napas" dalam enam pertandingan. Finalis NBL Indonesia 2010-2011 ini akan menghadapi tiga lawan berat. Selain Garuda, Pelita Jaya (PJ) Energi-MP Jakarta, dan Satria Muda Britama Jakarta akan menjadi sandungan terberat. Tiga lawan sisanya bukannya enteng. 

Stadium Jakarta, Hangtuah Sumsel IM adalah musuh berbahaya. Sementara itu, Satya Wacana Metro LBC Bandung siap memberikan pelajaran kepada siapa pun yang menganggap enteng. Namun, Dwi Haryoko dkk akan mendapatkan sokongan penonton karena jarak antara Malang dan Surabaya tidak terlampau jauh. 

Nah, dari semua tim papan atas, PJ mendapatkan jadwal yang paling ringan. Satu-satunya lawan berat juara preseason tournament 2012 dan 2013 tersebut adalah CLS (17/11). Andy Poedjakesuma dkk juga mendapatkan "keuntungan" karena bertarung dalam kondisi lebih bugar. Sementara itu, CLS menuju lapangan setelah sehari sebelumnya habis-habisan melawan Garuda pada laga pembuka.(nur/c2/ham)
Story Provided by Jawa Pos

Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

BOLA RESMI: Li-Ning menyiapkan 700 bola resmi pertandingan untuk NBL dan liga perempuan, WNBL Indonesia.
nblindonesia.com - 14/11/2013
Li-Ning Official Game Ball NBL Indonesia
Jalin Kerja Sama Multiyear
SURABAYA – Liga basket kasta tertinggi di tanah air, Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia selalu menghadirkan pertandingan seru nan mendebarkan. Selain kualitas skill pemain terbaik tanah air kita, elemen penting lain adalah kualitas bola.
Menginjak season keempat, liga yang terus berkembang ini mendapat dukungan dari partner baru, Li-Ning. Brand olahraga kelas dunia asal China ini resmi menjadi Official Game Ball Speedy NBL Indonesia 2013-2014.
Bukan hanya semusim. Li-Ning telah sepakat mengikat kerja sama untuk musim 2014-2015. Tidak menutup kemungkinan untuk musim-musim berikutnya.
Managing Director Sunlight Sports PTE LTD selaku distributor Li-Ning, Mahender Kapoor, mengungkapkan bahwa kerjasama ini terjalin karena perkembangan basket Indonesia sangat pesat.
"Dibandingkan dengan era sebelumnya, basket di Indonesia saat ini jauh lebih maju. Banyak pemain berkualitas. Karena itu kami ingin turut serta mendukung liga profesional ini (NBL Indonesia)," ungkapnya.
Kapoor juga menambahkan, bahwa dengan dukungan ini ia yakin basket Indonesia bisa berjaya di level Asia. "Kami optimis basket Indonesia bisa menembus kancah internasional. Mereka akan mampu mengalahkan salah satu kekuatan terbaik Asia Tenggara, yakni Filipina,” tandasnya.
Untuk musim ini, Li-Ning mendistribusikan total 700 bola untuk digunakan di NBL Indonesia, juga liga perempuan Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia. Musim depan, Li-Ning telah menyiapkan 1.000 bola resmi pertandingan.
PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, selaku penyelenggara liga, menyambut gembira jalinan kerjasama multiyear ini. Diharapkan, kualitas liga semakin berkembang dan terus tumbuh memikat para penggemarnya.
”Di saat banyak ajang olahraga mengalami kesulitan untuk bertahan, apalagi berkembang, kami bangga NBL Indonesia mampu menarik minat makin banyak partner. Dengan hadirnya Li-Ning sebagai official game ball partner, fondasi NBL Indonesia menjadi semakin kokoh, dan kami bisa semakin mantap berpikir bagaimana mengembangkan liga ini lebih jauh lagi ke depan,” kata Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia, commissioner NBL Indonesia.
Bola Li-Ning terbuat dari bahan polyurethane berkualitas prima. Saat digunakan bertanding, bola ini dikenal nyaman. Perusahaan yang berdiri sejak 1990 itu, telah menjalin kerja sama dengan ChineseBasketball Association (CBA). Sejak 2004, Li-Ning menjadi bola resmi yang digunakan di NBL China, liga basket profesional divisi dua di negeri tirai bambu tersebut.(*)

Dikarang oleh : Indahwd pas Jumat, November 15, 2013 0 komentar

BAKAL SERU: Point guard CLS Knights Surabaya Mario Wuysang (kiri) bersama shooting guard Gardua Kukar Bandung Diftha Pratama dalam konferensi pers di Best Western OJ Hotel Malang, Jumat (15/11). (Foto: Farid Fandi/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 16/11/2013
Start yang Menantang
Super Mario Siap Menerjang
Siapkan sabuk pengaman. Sebab, perjalanan Speedy NBL Indonesia 2013-2014 dimulai hari ini (16/11). Duel CLS Knights Surabaya melawan Garuda Kukar Bandung akan menjadi salah satu menu utama hari pembuka seri I di GOR Bimasakti Malang.

Pertemuan terakhir antara ke­dua tim terjadi pada preseason tournament di DBL Arena 27 September lalu. Garuda menang dengan skor cukup jauh 69-55. Saat itu sebelum pertandingan, CLS memang sudah memastikan tempat di semifinal. Sedangkan Garuda gagal ke empat besar.

Namun, faktanya CLS bekerja sangat keras dan serius untuk memenangi laga. Alih-alih memberikan porsi kepada pemain cadangan, pemain starter bermain dengan minute play yang panjang. Bahkan, point guard utama Dimaz Muharri turun selama 40 menit alias tidak beristirahat sedetik pun!

Garuda, meski mengalami perombakan pemain hingga pergantian pemilik, tetaplah tim yang berbahaya. Walau sempat diragukan, pemain muda Garuda tampil luar biasa. Saat itu pemain sophomore (tahun kedua) Garuda Diftha Pratama tampil gila dengan 21 poin.

Namun, CLS sedikit diunggulkan. Masuknya Mario Wuysang membuat CLS sangat diperhitungkan. Kim Dong-won, head coach CLS, akhirnya memiliki banyak kombinasi dalam memainkan senjata andalannya, double point guard.

Berusia 34 tahun, Wuysang masih dianggap berbahaya. Kemampuannya untuk berperan tidak hanya di dalam lapangan tetapi menjadi leader tim menjadi faktor penting bagi CLS yang sering anjlok dalam kondisi-kondisi kritis.

''Saya baru sebulan berada dalam tim ini. Masih butuh proses untuk bisa beradaptasi dan membangun chemistry. Target saya tidak hari ini, tetapi Juni nanti (Championship Series),'' ucap Wuysang, mantan pemain Garuda dan Aspac Jakarta itu.

''Memang saya berusia 34 tahun. Anda tidak bisa menyangkal waktu. Namun, nilai saya tidak hanya di lapangan, tetapi difungsikan sebagai leader tim. Dengan umur saya ini, wajar banyak yang meragukan. Tetapi, saya masih kompetitif dan ingin menang,'' ucap pemain berjuluk Super Mario tersebut. (nur/c17/ham)

CLS v Garuda 

Dimaz Muharri v Wendha Wijaya 

Pertemuan Dimaz melawan Wendha akan menjadi kunci pertandingan ini. Dua playmaker tersebut memiliki kemampuan yang hampir setara dalam melakukan assist, steal, dan menerobos pertahanan lawan. 

Mario Wuysang v Diftha Pratama 

Diftha Pratama sering tampil hebat saat melawan CLS. Akurasi tembakan Diftha yang akurat menjadi momok utama. Di sisi lain, dengan sistem Kim Dong-won, CLS susah untuk menentukan shooter kunci.

Dwi Haryoko v M. Dhiya'Ulhaq

Dwi adalah tipikal bigman modern. Dia kuat di bawah ring, memiliki kaki yang lincah, dan tembakan medium yang lumayan. Sedangkan Dhiya'Ulhaq unggul dalam hal rebound dan block. (nur/c17/ham)
Story Provided by Jawa Pos
 

HWD☮ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos